Tips Mengatasi Permalahan Absen pada Aplikasi K-Mob

3 Oktober 2019   Dopi

SKP Mobile (K-MOB) merupakan aplikasi real time mengukur kinerja pegawai meliputi sasaran kerja pegawai dan perilaku kerja yang disinkronkan dengan data presensi pegawai, data penyerapan anggaran dan data output kinerja pegawai yang tersedia. Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011 menjadi landasan bisnis proses aplikasi SKP Mobile yang di modifikasi sesuai kondisi, kebutuhan dan target kerja Instansi.

Dalam konsep K-MOB ini ASN dituntun untuk mengisi absen dan mengisi SKP Pribadi melalui smartphone, selain itu hal baru dari K-MOB ini adalah kinerja pribadi yang mempengaruhi kinerja Instansi secara umum dalam hal point and coin. (Sumber : BKD Jabar)

Bagi Pegawai Negeri Sipil Disperkim Jabar yang memiliki kesulitan dalam melakukan presensi atau absen menggunakan aplikasi K-Mob, berikut adalah tipsnya :

A. Sebelum mencoba tips selanjutnya, lakukan langkah-langkah di bawah ini terlebih dahulu :

  1. Matikan dan nyalakan kembali HP
  2. Pastikan GPS nyala
  3. Pastikan pengaturan lokasi menggunakan mode akurasi tinggi
  4. Tentukan lokasi absen (di pengaturan aplikasi K-Mob)

B. Jika langkah-langkah tersebut masih belum menyelesaikan masalahnya, lakukan reset aplikasi, berikut langkah-langkahnya :

  1. Buka Pengaturan
  2. Buka menu Aplikasi terpasang
  3. Cari aplikasi K-Mob di daftar aplikasi terpasang dan klik untuk membuka detail dari aplikasi
  4. Tekan tombol Force Close / Paksa Berhenti
  5. Tekan tombol hapus data. Lalu klik pilihan untuk membersihkan cache dan data
  6. Masih dalam halaman detail dari aplikasi K-Mob, pilih menu Permissions / Perizinan. Lalu geser dua switch ke kanan untuk mengizinkan aplikasi K-Mob mengakses lokasi dan penyimpanan (storage)
  7. Selesai. Masuk kembali ke K-Mob

1
Tinggalkan komentar

avatar
  Langganan  
terbaru terlama vote terbanyak
Beri tahu
rusj
Guest
rusj

Yang berprestasi tak identik dengan yang rajin. Google ga pernah absen tapi kinerjanya jauh dibanding PNS.

Kinerja gaya jaman PURBAKALA masih dipakai. Belum lagi sistem nya gebyah uyah, semua digeneralisir seolah semua kerja kantoran. BODOH !