Kisah Nabi Idris A.S

Pemberi Tausiyah : Irvan Rusdiansyah, S.T., M.T.

Pada kesempatannya mengisi tausiyah pagi, Kasie Penatagunaan Tanah, Irvan Rusdiansyah, S.T., M.T., mengisahkan kisah Nabi Idris a.s untuk dapat diambil hikmahnya di Masjid Al Muhajirin Disperkim, Rabu (22/05/19). Beliau menjelaskan Nabi Idris merupakan keturunan yang keenam dari Nabi Adam AS. Ayahnya adalah Qabil dan ibunya adalah Iqlima, putra dan putri dari Nabi Adam AS. Nama Idris berasal dari kata Darasa yang memiliki arti belajar.

Makanya tidak heran jika Nabi Idris dikenal pintar dan sangat senang belajar. Beliau juga memaparkan Nabi Idris adalah manusia petama di bumi yang bisa membaca serta menulis menggunakan pena. Selain itu Nabi Idris juga dijuluki “Asad al-asad” (Singa dari segala singa) karena keberanian dan kegagahannya.

Setelah paparan materi perkenalan dan kebiasaan Nabi Idris yang sering berpuasa sepanjang masa, Pak Irvan mengisahkan Kisah Nabi Idris naik ke langit bersama Malaikat Izrail setelah merasakan sakaratul maut dan dihidupkan kembali untuk melihat Neraka dan Surga.

Di akhir tausiyahnya, beliau menyimpulkan teladan yang dapat diambil dari kisahnya adalah sifat Nabi Idris yang Cerdas (IQ, EQ, ESQ), inovatif, waspada, sabar, ikhlas, sederhana, dan pandai bersyukur.

Leave a Reply

avatar
  Subscribe  
Notify of